Tampilkan postingan dengan label ANEKA NASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ANEKA NASI. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 September 2017

Resep Nasi Goreng Jawa yang Sederhana dari Kampung

Resep Nasi Goreng Jawa
Diawali dari cara praktis mengolah nasi sisa semalam membuat resep nasi goreng jawa meskipun sederhana banyak disukai, alasannya yaitu memiliki rasa yang sangat enak dan gurih berpadu pedas. Racikan bumbu nasi goreng asli Indonesia sangat beragam jenisnya, termasuk nasi goreng kampung atau tradisional Jawa, tak hanya tiap kawasan namun tiap orang juga mampu mempunyai resep andalannya masing-masing.

Umumnya penggunaan bumbu sambal ulek dan terkadang juga kecap manis yang diseusaikan dengan selera merupakan salah satu ciri khasnya. Bawang merah dan cabai mampu dikatakan sebagai bumbu dasar yang wajib selalu ada untuk nasi goreng Jawa.

Dalam keseharian nasi goreng kerap menjadi menu rumahan untuk sarapan pagi, alasannya yaitu memang nasi putih sisa semalam merupakan materi baku nasi goreng yang tepat. Nasi goreng semakin lengkap bila dihidangkan bersama aneka aksesori penyajian, menyerupai irisan mentimun, tomat, kerupuk maupun acar timun mentah.

Bahan Bumbu Nasi Goreng Jawa :
  • 500 gram nasi putih
  • 1 butir telur
  • Secukupnya daging ayam goreng lalu suwir-suwir
  • 1 sdt garam
  • ½ sdt penyedap atau menurut selera
  • Sesuai selera kecap manis
  • 5 helai sawi hijau
Bumbu ulek/haluskan :
  • 3 buah cabe merah keriting
  • 3 buah cabe rawit merah
  • 5 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • ½ sdt terasi
  • ½ sdt lada/merica
Cara Membuat Nasi Goreng Jawa :
  1. Panaskan minyak dalam wajan secukupnya, setelah benar-benar panas tumis bumbu halus hingga harum.
  2. Masukkan telur serta orak-arik (aduk-aduk secara acak). Selanjutnya masukkan nasi, sambil terus diaduk masukkan ayam suwir dan sawi hijau.
  3. Beri garam, penyedap, dan kecap manis, tetap aduk hingga matang sembari sesuaikan rasanya menurut selera. Angkat nasi goreng dan siap untuk disajikan bersama pelengkapnya.

Sumber http://resepmasakankreatif.blogspot.com

Membuat Lontong Daun Pisang Agar Padat Kenyal dan Lembut

Lontong Daun Pisang
Cara tradisional membuat lontong dengan menggunakan daun pisang sebagai bungkusnya akan menghasilkan lontong dengan tekstur yang lembut namun kenyal dan padat tanpa berbulir nasi yang harum tentunya akan mudah kita dapatkan.

Memang terdapat banyak cara dan berbeda tips dalam membuat lontong daun pisang. Selain pribadi dari beras juga mampu diaron terlebih dahulu untuk menghemat waktu, bahkan mampu juga dimasak menggunakan panci presto.

Membuat lontong daun pisang pribadi dari beras yang menggunakan panci biasa memang memerlukan waktu yang lumayan lama semoga benar-benar padat dan kering, serta karenanya tidak cepat basi. Karena memiliki rasa dan aroma yang khas, maka lontong resep ala tradisional ini masih sering diterapkan dalam melengkapi sajian lebaran idul fitri maupun hari raya idul adha di rumah.

Lontong paling enak disajikan bersama kuah yang hangat, bermacam variasi seperti kuah lotong labu siam ataupun sayur ketupat opor ayam merupakan beberapa pasangan yang sangat ideal.

Bahan membuat lontong :
  • 600 gram beras yang sedang pulennya
  • 2 lembar daun pandan
  • Air untuk merendam secukupnya
  • Daun pisang secukupnya, bakar sebentar di atas api atau dijemur semoga lemas
  • Lidi secukupnya dipotong-potong runcing
  • Air untuk merebus lontong secukupnya
Cara membuat lontong dengan panduan gambar :
1. Beras yang sudah dicuci bersih selanjutnya kita rendam dengan air secukupnya hingga beras terendam, rendam selama 2 jam kemudian tiriskan.
Cara Membuat Lontong
2. Gulung setiap lembaran penggalan daun pisang (posisi daun mampu dibalik serta boleh juga ditumpuk dua bila perlu), lalu lipat salah satu ujungnya serta semat dengan lidi.
Cara membungkus Lontong Daun Pisang
3. Masukkan beras setengah dari ukuran panjang lontong, lalu lipat dan semat dengan lidi di ujung yang satu lagi. Lakukan hingga semua materi habis.
Merebus Lontong
4. Isi panci rebusan dengan takaran air secukupnya semoga lontongnya mampu terendam seluruhnya dengan lontong dalam posisi berdiri. Waktu merebusnya mampu mencapai 7 jam atau hingga benar-benar matang semoga karenanya padat kenyal dan lembut. Tutup panci dan ketika merebus tambahkan air jikalau sudah berkurang, mampu hingga tiga kali nambah air.

Setelah matang, lalu angkat lontong daun pisang dan tiriskan hingga benar-benar tiris sambil membiarkannya hingga dingin. Lontong akan lebih tahan lama jikalau kita simpan di kulkas.
Sumber http://resepmasakankreatif.blogspot.com